Kabar Journalist

Home / Jawa Barat / pemerintahan / Sukabumi / TNI/POLRI

Senin, 19 Februari 2024 - 18:20 WIB

Kang Sule: Hentikan Dulu ! Sirekap Berpotensi Menyesatkan Publik

Kabarjournalist.com  – Platform pemantauan hasil Pemilu 2024, Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap), tengah berada di pusaran kontroversi. Ketua SMSI Sukabumi Raya, Eman Sulaeman alias Kang Sule, melontarkan terkait data yang disajikan Sirekap.

Ia menilai data tersebut tidak akurat, berpotensi menyesatkan publik, dan pada akhirnya dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap hasil Pemilu, sehingga mengancam kelangsungan demokrasi.

Baca Juga  Raker ke-1 Sukabumi Raya Bahas Peran Media dalam Mendukung Sukabumi

Kang Sule mengungkapkan adanya ketidaksesuaian data antara Sirekap dan realitas di lapangan. Ia mencontohkan jumlah suara caleg dan parpol hampir di semua parpol tidak sinkron saat ditotalkan.

“Angkatnya menyesatkan. Silakan cek. Sebaiknya dihentikan dulu sebelum adanya perbaikan,” tegas Kang Sule.

Data tidak akurat, menurutnya, dapat dengan mudah mempengaruhi opini publik dan penilaian masyarakat terhadap hasil Pemilu, berujung pada ketidakpercayaan dan konflik sosial.

Baca Juga  Ini Tujuan Program Ngariung Sareng Kapolres

Kang Sule menekankan pentingnya akurasi dan kredibilitas informasi. “KPU dan media massa untuk bekerja sama memastikan transparansi dan kejujuran penyajian data, serta pengawasan ketat terhadap data Sirekap,” tandasnya

Red

Share :

Baca Juga

Politik

Dandim 0607/KS Hadiri Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu 2024

sosial

BERIKAN BANTUAN UNTUK KORBAN BENCANA, SEKDA APRESIASI DPD HISWANA MIGAS JAKARTA

pemerintahan

MAL PELAYANAN PUBLIK, SEKDA” KECEPATAN PELAYANAN DAN MENINGKATKAN DAYA SAING GLOBAL”

Sukabumi

Menteri LHK RI Tutup Diklat Reguler Polhut Tahun 2023

TNI/POLRI

Komandan Lanal Bintan Berikan Reward Kepada Prajurit Berprestasi

sosial

RAD 52 Gelar Baksos Penyerahan Sembako Bagi Umat Hindu Dan Budha.

pemerintahan

Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) Salah Satu Calon Walikota Sukabumi Sebesar 50 Ribu Rupiah. Kenapa?

Infrastruktur

Warga Keluhkan Beberapa Ruas Jalan Rusak Parah, Walikota Buka Suara !!