Kabar Journalist

Home / Bisnis / Ekonomi / Industri / Jawa Barat / pemerintahan / sosial / Sukabumi / umkm

Selasa, 2 Januari 2024 - 19:52 WIB

Mulai Januari 2024, Transaksi LPG 3 KG Wajib Gunakan KTP !!

Kabarjournalist.com – Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 104/2007 dan PP Nomor 38 tahun 2019 dalam aturannya menyebutkan bahwa yang berhak menggunakan Elpiji 3 kg antara lain, rumah tangga sasaran, Usaha Mikro Sasaran, Nelayan Sasaran dan Petani Sasaran.

Selain itu, berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 37K/MG.01/MEM.M/2023 tentang Petunjuk Teknis Pendistribusian Isi Ulang Liquiefied terkait Pemakai Elpiji 3 Kg wajib Registrasi secara Online.

Ketua DPC Hiswana Migas Sukabumi, H. Eten Rustandi mengatakan bahwa saat ini sudah diwajibkan menggunakan KTP setiap Transaksi LPG 3 Kg dan berlaku bulan Januari 2024.

“Terkait dengan Kewajiban yang disampaikan oleh Pemerintah bahwa mulai Januari itu semua transaksi LPG 3 kg harus memakai KTP ,itu memang benar. Jadi semangatnya ini untuk memperbaiki keadaan memperbaiki penyaluran agar semuanya tetap tepat sasaran,” ujar Eten kepada Kabarjournalist.com melalui Whatsappnya. Selasa, 2/01/2023.

Baca Juga  Dishub Kota Sukabumi Sigap, Pasang PJU di Pokdakan Mina Sauyunan Kadulawang. Warga : "Terima Kasih Pa Wali, Pa Wakil, Pa Kadishub Lingkungan jadi Terang"

Menurutnya,bagi warga yang belum terdaftar, dapat mendatangi Pangkalan atau outlet resmi di seluruh Kota atau Kabupaten Sukabumi.

“Untuk mendaftarkannya sangat mudah hanya membawa KTP dan kartu keluarga untuk didaftarkan melalui alat merchant F yang dimiliki pangkalan tersebut. Jadi caranya sangat mudah nanti pangkalan yang akan mendaftarkan lewat aplikasi,” ungkapnya.

Adapun nantinya verifikasi data akan dilakukan oleh Kementerian yang berwenang mungkin oleh Kementerian ESDM.

Baca Juga  PSMTI Sukabumi Berikan Bantuan Sembako Bagi Personil BPBD Kota Sukabumi Sebagai Garda Terdepan Saat Bencana

Selanjutnya, siapa saja yang berhak untuk menggunakan ataupun kriterianya? Eten pun memberikan tanggapannya kepada Kabarjournalist.com.

“Adapun mungkin siapa sih yang tadi disampaikan beberapa kriteria yang bisa menggunakan nah mungkin di masyarakat juga ada siapa sih yang yang dilarang menggunakan LPG 3 Kg yaitu diantaranya Restauran yang besar, terus hotel-hotel yang besar ya, juga usaha Peternakan-peternakan yang besar , yang memakai pemanas itu, selanjutnya usaha pertanian,” ulasnya.

Kemudian untuk usaha pertanian ini menurutnya ada perbedaan.

“Di sini berbeda, pertanian yang besar kalau pertanian yang bukan sasaran itu yang bisa itu, sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 38 tadi tahun 2019,” ungkapnya.

Baca Juga  BAZAR RAMADHAN, BUPATI SUKABUMI" BERDAMPAK BESAR MENEKAN INFLASI DAERAH"

Lalu lanjutnya, untuk Petani Tembakau ,Usaha Jasa Las yang seringkali digunakan untuk ngelas, memotong besi di tempatnya bekerja itupun tidak diperbolehkan.

Kemudian untuk Binatu, Laundry ,Usaha Batikpun tidak diperbolehkan untuk menggunakan Gas LPG 3 Kg.

“Nah, hal-hal yang seperti itu, yang mungkin sedang dicanangkan 2024 ini semuanya sudah bisa berjalan karena di awali 2023. Alhamdulillah semuanya hampir 90% lah kita semua sudah memakai KTP ya ,” pungkasnya.

Red/HJS

Share :

Baca Juga

Jawa Barat

Rapat Konsolidasi PWI Kabupaten Sukabumi dan Penyerahan Kartu UKW Anggota

pemerintahan

BKKI AJK Menggelar Sosialisasi dan Bimtek

Sukabumi

Jelang Pemungutan Suara Pemilu 2024, Forkopimda Kota Sukabumi Kompak Olahraga Bersama

Infrastruktur

Yonif 310 Kidang Kancana Cikembar Berikan Trauma Healing Pengungsi Berkolaborasi Dengan Mahasiswa POLTEKESOS

Jawa Barat

Monitoring Pasar Sukaraja, Sekda : Stok Dan Harga Bahan Pokok Relatif Stabil

Sukabumi

Bupati Marwan Tekankan Sinergitas Wujudkan Visi dan Misi Kabupaten Sukabumi di Acara Pisah Sambut Kajari 

Sukabumi

1650 Siswa SIP Angkatan 54 Gelombang 1 Tahun Anggaran 2025 Resmi Ikuti Pendidikan di Setukpa Lemdiklat Polri

Sukabumi

Polisi berhasil Ungkap Praktek Penggelapan Senyawa Kimia Perusahaan Minuman Terkenal Di Curug Sukabumi