Kabar Journalist

POKDAKAN MINA SAUYUNAN KADULAWANG: Bertahan di Tengah Tantangan, Hadirkan Wisata Edukasi untuk Kesejahteraan

Kabarjournalist.com – SUKABUMI – Semangat yang membara seolah tak pernah padam di hati para pengurus dan anggota Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Sauyunan Kadulawang, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi. Selama tujuh tahun lamanya, mereka membuktikan bahwa kekompakan dan ketulusan mampu menjadi benteng pertahanan, meski bertubi-tubi dihampiri berbagai hambatan dan tantangan usaha.

Selain kekompakan dan rasa memiliki yang kuat, Pokdakan yang merupakan binaan dari DKP3 Kota Sukabumi ini terus berupaya untuk terus eksis.

Bagi mereka, Pokdakan bukan sekadar wadah mencari rezeki, melainkan rumah kedua tempat silaturahmi dan bukti kepedulian warga terhadap lingkungan tempat tinggal. Dengan penuh kesabaran dan keikhlasan, mereka merawat wilayah tersebut agar tetap bersih, aman, dan nyaman, sekaligus berjuang mewujudkan kesejahteraan bersama.

Baca Juga  Seorang Perwira Setukpa Polri Bagikan Nasi Box ke Warga Tak Mampu

Inovasi di Tengah Tantangan Ekonomi

Perjalanan mereka tidak selalu mudah. Salah satu tantangan terberat yang dihadapi saat ini adalah lonjakan harga pakan ikan yang tidak seimbang dengan harga jual hasil panen. Kondisi ini seringkali membuat target kesejahteraan terasa masih jauh dari harapan.

Namun, menyerah bukanlah pilihan. Daripada hanya berfokus pada masalah, mereka justru berinovasi. Mereka menyadari bahwa untuk tetap eksis, diperlukan langkah kreatif yang melibatkan peran serta masyarakat luas dan dukungan berbagai pihak (stakeholder).

Nilai Edukasi: Konsep Agrowisata yang Menginspirasi

Salah satu langkah cerdas yang diambil adalah mengubah area kolam seluas 5 petak menjadi destinasi Wisata Edukasi Perikanan.

Baca Juga  Porismas 2026 Resmi Ditutup, Kasetukpa: Sukses Lahirkan Bibit Atlet Berprestasi di Sukabumi

Konsep ini memberikan banyak manfaat, antara lain:

1. Pusat Belajar: Lokasi ini kini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak sekolah dan pengunjung untuk mengenal proses budidaya ikan secara langsung.

2. Ekonomi Kreatif: Disediakan gazebo-gazebo nyaman untuk bersantai keluarga, dilengkapi dengan kuliner khas seperti Nasi Liwet dadakan olahan anggota. Ini menjadi sumber pemasukan tambahan di luar hasil panen ikan.

3. Pelestarian Lingkungan: Pengunjung diajak untuk mencintai lingkungan yang bersih dan terawat, di mana kolam-kolam ikan menjadi bagian dari ekosistem yang asri.

Dukungan dan Harapan Baru

Kepedulian pihak luar pun mulai mengalir. Baru-baru ini, Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi memberikan dukungan berupa puluhan ribu benih ikan mas. Bantuan ini menjadi suntikan semangat baru bagi kelompok.

Baca Juga  Seorang Ibu Driver Ojol Gojek Sampaikan Aspirasi ke KDM " Bapa Aing Wani teu ka Aplikator"

“Kami terus berinovasi dan berkorban demi kesuksesan bersama. Apapun kondisinya, Pokdakan ini harus tetap eksis sebagai tempat bersatunya warga,” ungkap semangat yang tertanam di hati para anggota.

Kisah Mina Sauyunan Kadulawang mengajarkan kita bahwa dalam berwirausaha perikanan, ketahanan mental dan kreativitas adalah kunci. Ketika satu sisi terganjal masalah, diversifikasi usaha seperti wisata edukasi bisa menjadi jalan keluar yang cerdas sekaligus bermanfaat bagi masyarakat banyak.

Red/HJS

Share :

Baca Juga

Infrastruktur

Status Siaga Gunung Api Semeru Menjadi “Status Awas”

Hukum

Kalemdiklat Polri Melantik 1.252 Bintara Menjadi Perwira Polri

Sukabumi

Warungkiara 1 FC Raih Gelar Juara Piala Bergilir Kalapas U-19 Cup 2025

Jawa Barat

5 Propinsi di Indonesia Ramaikan Kejuaraan Sukabumi Challange Taekwondo Walikota Cup 2023

pemerintahan

KAB. SUKABUMI JADI PERCONTOHAN PENANGANAN PMK DAN LSD, SEKDA APRESIASI KEMENTERIAN PERTANIAN DAN FAO

Hukum

Polsek Sukaraja Sukabumi Usut Kasus Dugaan Penganiayaan Yang Dialami Gadis Saat Dibonceng Pacar

Hukum

Hasil LHP BPK-RI Tahun 2022, Kemenkumham R.I Raih WTP Ke XIV

pemerintahan

Kunjungan Edukasi SDIT Al Huda Sukabumi ke Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi