Kabarjournalist.com – Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, tengah mencatat sejarah baru setelah terpilih menjadi salah satu peserta dalam Lomba Desa Mubarokah tingkat Kabupaten Sukabumi. Prestasi ini disambut penuh sukacita oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk panitia pelaksana Hari Nelayan yang juga turut berperan aktif dalam mempromosikan potensi desa.
Dadin, Ketua Panitia Hari Nelayan Sangrawang, menyampaikan harapan besarnya terkait keikutsertaan desa tersebut dalam ajang bergengsi ini. Menurutnya, terpilihnya Desa Sangrawayang bukan sekadar pencapaian semata, melainkan awal dari langkah bersama untuk mewujudkan kemajuan yang sesungguhnya.
“Dengan terpilihnya Desa Sangrawang dalam Lomba Desa Mubarokah Kabupaten Sukabumi, semoga kita bisa benar-benar selaras dengan semboyan kita yaitu Sauyunan. Karena dengan semangat kebersamaan itu, segala permasalahan yang ada pasti bisa kita selesaikan bersama-sama,” ujar Dadin saat ditemui, Selasa (14/7/2026).
Ia menambahkan, Desa Sangrawayang memiliki kekayaan luar biasa yang menjadi modal utama untuk berkembang. Mulai dari sumber daya alam yang melimpah hingga potensi wisata yang belum sepenuhnya tergarap, semuanya diharapkan dapat dioptimalkan demi manfaat warga.
“Desa Sangrawang begitu kaya akan sumber daya alam serta memiliki potensi wisata yang luar biasa besar. Semoga hal ini mampu menghasilkan Pendapatan Asli Desa (PADes) yang lebih baik, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas. Selain itu, kami juga berharap desa ini mendapatkan perhatian khusus serta dukungan nyata dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi,” tegasnya.
Proses penilaian Lomba Desa Mubarokah sendiri telah berlangsung di Aula Kecamatan Palabuhanratu. Tim penilai terdiri dari berbagai unsur pemerintah kabupaten, di antaranya perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) yang diwakili oleh Kepala Bidang, perwakilan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukabumi.
Edukasi Singkat: Mengapa Lomba Desa Mubarokah Penting?
Lomba Desa Mubarokah bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan upaya pemerintah untuk:
– Mendorong desa menyusun perencanaan pembangunan yang baik dan terarah
– Mengoptimalkan potensi lokal menjadi sumber pendapatan desa (PADes)
– Memperkuat kelembagaan desa dan partisipasi masyarakat
– Mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan melayani
Semangat “Sauyunan” yang diusung Desa Sangrawayang menjadi kunci utama: kemajuan desa tidak bisa dicapai sendirian, melainkan butuh gotong royong antara pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, dan seluruh warga
Red/HJS























