Kabar Journalist

Home / Sukabumi

Sabtu, 24 Mei 2025 - 11:33 WIB

Tuberkulosis Menjadi Perhatian Serius Pemerintah, Wali Kota Sukabumi Hadiri Rakor TP-PKK di Lembursitu

Kabarjournalist.com – Tuberkulosis (TB) menjadi perhatian serius pemerintah, termasuk di Kota Sukabumi.

Hal ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kecamatan Lembursitu yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, pada Jumat, 23 Mei 2025.

Kegiatan yang digelar di Ruang Pertemuan Kecamatan Lembursitu ini diikuti oleh Ketua Bidang I TP-PKK Kota Sukabumi Kia Florita, Camat Lembursitu, para lurah, serta jajaran TP-PKK kecamatan dan kelurahan se-Kecamatan Lembursitu.

Rapat koordinasi ini bertujuan mengevaluasi program TP-PKK tahun anggaran 2024 sekaligus merancang program kegiatan untuk tahun 2025 dan 2026.

Baca Juga  Lantik Puluhan Pejabat, Wali Kota Sukabumi Titipkan Tiga Hal Khusus

Dalam sambutannya, Wali Kota Ayep Zaki menyampaikan bahwa TP-PKK memiliki tanggung jawab besar, terutama sebagai mitra pemerintah dalam membina Posyandu dan mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.“Ini tanggung jawab luar biasa.

Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak dalam memajukan Kota Sukabumi, termasuk lewat peran aktif TP-PKK,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Bidang I TP-PKK Kota Sukabumi, Kia Florita, menyoroti persoalan TBC yang masih menjadi masalah serius.

Berdasarkan Global TB Report 2024, Indonesia berada di peringkat kedua dunia dengan estimasi 1.060.000 kasus TBC baru dan 134.000 kematian setiap tahunnya.“Ini bukan hanya angka, ini adalah nyawa, ini adalah keluarga, masa depan anak-anak kita,” tegas Kia.

Baca Juga  Wali Kota Dorong Direktur RSUD Syamsudin yang Baru dan Elemen RS Lakukan Peningkatan Layanan

Ia menambahkan, pada tahun 2024 tercatat 3.441 kasus TBC di Kota Sukabumi, dan itu menunjukkan bahwa penyakit ini ada di sekitar kita.Dalam paparannya, Kia mengajak seluruh kader PKK untuk menjadi ujung tombak dalam upaya pencegahan dan pengendalian TBC.

Kita tidak boleh diam dan lengah. Setiap kader PKK harus menjadi pelopor edukasi tentang TB, dari rumah ke rumah. Kita bisa membantu menyosialisasikan pentingnya deteksi dini dan pengobatan tuntas,” ujarnya penuh semangat.

Baca Juga  Lurah Cipanengah Terpilih Mewakili Sukabumi di Ajang Paralegal Justice Awards. Mohon Dukungan !!

Ia juga mengajak menjadikan rapat koordinasi ini sebagai momentum menyusun program kerja yang konkret dan terukur untuk mendorong perubahan perilaku hidup sehat di tengah masyarakat.

“TB adalah penyakit yang seringkali tampak diabaikan, padahal sangat serius. Di sinilah peran para ibu, khususnya kader PKK, menjadi penting untuk menyosialisasikan upaya pencegahan dan penanggulangannya kepada masyarakat. Ke depan, kita akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk mengintensifkan sosialisasi ini,” pungkasnya.

Red/Hjs

 

 

Share :

Baca Juga

Sukabumi

Diduga Lakukan Asusila dan Ancam Warga dengan Kampak Polres Sukabumi Amankan Seorang Pria

Sukabumi

Apel Pagi di Lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Sukabumi Dengan Kepala Imigrasi Baru

Hukum

Kanim Sukabumi Himbau Warga “Hati-hati dan jangan tergiur iming-iming gaji besar di luar negeri”

Jawa Barat

Imifest Permudah Pengurusan Paspor Warga

Hukum

Kapolres Sukabumi Pimpin Tradisi Pembaretan Bintara Remaja Polres Sukabumi.

Nasional

Penyiraman Air Bunga Sebagai Tanda Dibukanya Bintra Lemdik Dan Orientasi Pengenalan Lingkungan PAG Gelombang II TA. 2022

Sukabumi

953 WARGA BINAAN LAPAS WARUNGKIARA MENDAPAT REMISI, WABUP MINTA KEMBALI KE MASYARAKAT DENGAN BAIK

pemerintahan

Pj. Walikota Sukabumi Temui Perwakilan Forum Pendidikan Kota Sukabumi Beraudensi