Kabar Journalist

Home / Bisnis / Ekonomi / Jawa Barat / pemerintahan / Sukabumi / umkm / Wisata

Kamis, 5 Juni 2025 - 01:04 WIB

Wakil Wali Kota Sukabumi: Jurnalis Harus Jadi Penjaga Kebenaran di Tengah Derasnya Informasi

Kabarjournalist.com – “Di era digital yang terus bergerak dinamis, jurnalis bukan hanya penyampai berita, tapi penjaga kebenaran dan pengawal kebijakan.” Pernyataan ini disampaikan Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, saat membuka kegiatan Asosiasi Jurnalistik Media Independen (AJMI) Kota Sukabumi, Rabu (4/6/2025), di Aula Kecamatan Lembursitu.

Acara tersebut mengusung tema peningkatan kapasitas jurnalistik dalam menyajikan berita di era digital dan dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara AJMI dan Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup Indonesia (LPLHI) Kota/Kabupaten Sukabumi dan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Sauyunan Kadulawang, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu.

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Kominfo Kota Sukabumi, Camat Lembursitu, Ketua AJMI Amir Mahmud KH, Ketua LPLHI Dedi Turmudi, Ketua Kelompok Budidaya Ikan Pokdakan Mina Sauyunan Kadulawang, serta narasumber Aep Damahudin.

Baca Juga  Dinas PUTR Kota Sukabumi dan Warga Lakukan Gerakan Normalisasi Sungai Cipelang "Cegah Banjir Sejak Dini"

Para peserta merupakan perwakilan dari AJMI seluruh Kota Sukabumi yang aktif dalam dunia jurnalistik lokal.

Dalam sambutannya, Bobby menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada AJMI atas inisiatifnya menggelar kegiatan yang mendorong penguatan kapasitas dan profesionalisme wartawan.

Menurutnya, dunia jurnalistik saat ini menghadapi tantangan besar, mulai dari kecepatan penyebaran informasi hingga maraknya hoaks dan disinformasi.

“Kita hidup di zaman di mana informasi menyebar dalam hitungan detik ke seluruh dunia. Tantangannya, bagaimana kita bisa menyaring mana informasi yang benar dan mana yang menyesatkan. Di sinilah jurnalis berperan penting menjaga akurasi dan integritas informasi,” tutur Bobby.

Baca Juga  Hearing Dialog Pimpinan dan Anggota Komisi 3 Terkait Seleksi Dewan Pendidikan Kota Sukabumi Diduga Unprosedural

Ia menegaskan bahwa peningkatan kapasitas jurnalistik bukan sekadar penting, melainkan kebutuhan mendesak. Jurnalis harus dibekali keterampilan untuk menghasilkan karya yang faktual, berimbang, dan bertanggung jawab.

Ia pun berharap forum ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para peserta untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan memperluas wawasan agar kualitas pemberitaan di Kota Sukabumi semakin dipercaya publik.

Menutup sambutannya, Bobby Maulana berpesan agar seluruh insan pers di Kota Sukabumi terus menjadi garda terdepan dalam menjaga demokrasi, mencerdaskan masyarakat, dan menyuarakan kepentingan publik dengan tetap menjunjung tinggi etika jurnalistik.

Baca Juga  Musrenbang Tingkat Kelurahan Tahun 2022 Untuk Perencanaan Tahun 2024

Melalui wawancara usai acara, Bobby menyebut bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi saat ini.

“Kita berbicara secara global bagaimana jurnalistik kita mampu meningkatkan literasi, menjangkau masyarakat, dan menyampaikan program pemerintah secara efektif, baik melalui tulisan maupun media audio visual,” ujarnya.

Ia menambahkan, di tengah derasnya arus informasi, media yang profesional berperan sebagai bagian dari demokrasi yang sehat dan bertanggung jawab.

 

Share :

Baca Juga

Sukabumi

PARIPURNA DPRD AGENDA PENYAMPAIAN NOTA PENGANTAR RAPERDA PAJAK DAN RETRIBUSI DAERAH

Bisnis

Instead of a Sports Fan, Become a Sports Participant

pemerintahan

LAPAS WARUNGKIARA IKUTI SEMINAR MOTIVASI FAMILY SUPPORT BAGI PETUGAS PEMASYARAKATAN

pemerintahan

Direktur Jenderal HAM: Perlindungan Data Pribadi Sebagai Bagian Tak Terpisahkan dari Hak Asasi Manusia

Sukabumi

PEPABRI Kota Sukabumi Gelar Syukuran HUT ke-66 

sosial

Media Lingkarpena Gandeng Perum Perhutani dan Komunitas Salurkan Bantuan ke Korban Bencana Ciemas

Bisnis

Dulu Kumuh Tak Terurus, Kini Rapi dan Nyaman. Gunakan Anggaran Milyaran kah?

Sukabumi

Apa yang Terjadi ? Malam Hari, Warga Datangi Pembuatan Gapura di Perbatasan Wilayah Situmekar dan Cipanengah ?