Kabarjournalist.com – Sebuah ledakan tabung gas helium terjadi di Kampung Tegallaya, RT 01 RW 04, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, pada Sabtu, 6 Juni 2026, sekira pukul 18.30 WIB. Peristiwa ini menyebabkan kerusakan pada empat unit rumah warga sekitar dan sempat memicu kepanikan di lingkungan setempat.
Berdasarkan keterangan Ketua RW 01 Kelurahan Cipanengah, Yopi, kejadian bermula saat penghuni rumah bernama Oman Abdurahman (31 tahun) sedang mengisi tabung gas helium untuk keperluan pengisian balon. Di tengah proses tersebut, Oman meninggalkan lokasi pengisian sejenak untuk pergi ke kamar mandi. Tak lama kemudian, terdengar suara ledakan keras yang disusul munculnya asap dan berhamburan puing bangunan.
“Saat penghuni rumah sedang mengisi tabung gas helium, ia meninggalkan tempat itu sebentar ke kamar mandi. Tiba-tiba terjadi ledakan yang cukup kuat, dan akibatnya empat rumah di sekitar lokasi langsung terdampak kerusakan,” jelas Yopi saat dikonfirmasi.

Segera setelah ledakan terdengar, warga sekitar dan pihak berwenang bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Berbagai unsur terkait turun tangan untuk penanganan, antara lain BPBD Kota Sukabumi, Polsek Lembursitu, Tim SIGAP, pihak kelurahan, pihak kecamatan, Koramil, pengurus RT/RW, Karang Taruna, serta masyarakat yang bergotong royong.
Petugas lapangan yang bertugas langsung melakukan penilaian dampak pasca kejadian, membersihkan material bangunan yang rusak, serta mendata warga yang terdampak maupun yang mengalami kerugian materiil. Berdasarkan informasi yang diperoleh, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.

Kapolsek Lembursitu, Iptu Erik, menyatakan bahwa jajarannya telah mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengecekan.
“Pihak berwenang masih melakukan pengecekan menyeluruh guna memastikan tidak ada bahaya lanjutan di lokasi, serta mendata kerusakan secara rinci untuk penanganan lebih lanjut bagi warga yang terdampak,” ujar Iptu Erik.
Pihaknya juga mengimbau seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati dalam penyimpanan dan penggunaan tabung gas, khususnya yang bertekanan tinggi. Masyarakat diingatkan untuk tidak meninggalkan proses pengisian atau penggunaan gas tanpa pengawasan, guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
Red/HJS























