Kabar Journalist

Home / pemerintahan / Pendidikan / sosial / Sukabumi

Selasa, 14 November 2023 - 08:46 WIB

Hearing Dialog Pimpinan dan Anggota Komisi 3 Terkait Seleksi Dewan Pendidikan Kota Sukabumi Diduga Unprosedural

Kabarjournalist.com – Forum Pendidikan Kota Sukabumi (Fordiksi) bersama Dinas Pendidikan Kota Sukabumi menghadiri acara Hearing Dialog terkait Seleksi Dewan Pendidikan Kota Sukabumi di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi. Senin,13/11/2023.

Hearing Dialog ini dihadiri oleh Ketua Fordiksi Kota Sukabumi, Robby Muharam dan beberapa anggota lainnya yang tergabung didalam Forum Pendidikan Kota Sukabumi.

Selanjutnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Punjul, Sekretaris Dinas, Roni, Ketua Komisi 3 DPRD Kota Sukabumi, Bambang Herawanto, serta anggota Komisi 3 DPRD Kota Sukabumi, Muchendra dan Lukmansyah.

Pada pertemuan tersebut, terkait Prosedur pembentukan Dewan Pendidikan Kota Sukabumi yang sudah dilaksanakan dan sudah di SK kan oleh Walikota Sukabumi ini diduga tidak secara Prosedur.

Ketua Komisi 3 DPRD Kota Sukabumi, Bambang Herawanto saat diwawancarai Kabarjournalist.com mengatakan bahwa kegiatan tersebut menyampaikan terkait Prosedural seleksi pemilihan Dewan Pendidikan Kota Sukabumi.

“Yang disampaikan tentang prosedural menentukan Dewan Pendidikan Kota Sukabumi. Jadi mereka menyampaikan beberapa hal yang diawali dengan pembentukan Pansel kemudian penerimaan pendaftaran peserta seleksi , lantas muncul 11 nama yang tentunya ini menjadi permasalahan bagi mereka bahwa ada prosedur yang tidak dijalani dengan baik ,” ujar Bambang Herawanto kepada Kabarjournalist.com

Baca Juga  Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi Sambut Hangat Kedatangan Dr. Hj. Murtini, S.H,.M.M,.M.H

Kemudian, terkait KTP yang dipermasalahkan untuk menjadi syarat calon peserta harus berdomisili di wilayah Kota Sukabumi, Bambangpun memberikan tanggapannya.

“Tadi kan sudah dijawab yah. Memang, kalau menurut kami sih ada keganjilan yah, cuma secara faktanya KTP yang bersangkutan disangka warga Kabupaten itu adalah Warga Kota Sukabumi ,sudah KTPnya. Jadi memang terbitnya memang tanggal Agustus yah, mungkin setelah proses seleksi itu jadi setelah pendaftaran yah,” terangnya.

Menurutnya, mungkin ini yang menjadi bagian dari pertanyaan para peserta dari Fordiksi yang hadir, dalam hal ini, terkait tahapan dan administrasi oleh Panitia Seleksi yang tidak dipenuhi.

Baca Juga  Walikota Sukabumi Dihadang Warga di Acara Pemeriksaan Kesehatan Gratis BSMI. Ada Apa? Simak Beritanya !!

“Kepentingan kami adalah bagaimana Orang-orang yang ditunjuk itu, orang-orang yang mempunyai kompetensi tidak hanya dari sisi keilmuan tapi juga untuk orang yang mempunyai waktu yang cukup untuk menjadi pengurus atau anggota Dewan Pendidikan,” ucapnya.

Karena menurutnya, bahwa urusan terkait Pendidikan di Kota Sukabumi banyak hal yang harus diperbaiki, selain mengatasi Bullying, kemudian penentuan tentang pengangkatan Kepala Sekolah, dimana semua itu harus melibatkan dari Dewan Pendidikan.

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Punjul, mengatakan bahwa dengan dilaksanakan hearing kali ini.

“Saya melihat adanya keinginan semua pihak agar pendidikan di Kota Sukabumi ini maju dengan adanya Dewan Pendidikan yang terpilih, sehingga bisa memberikan masukan-masukan dan saran terhadap penyelenggaraan Pendidikan dan juga menampung berbagai keluh kesah masyarakat terkait Pendidikan,” jelas Punjul.

Terkait permasalahan KTP salah satu peserta seleksi yang dipertanyakan, Punjul menyerahkan semua itu kepada Tim Panitia Seleksi.

Baca Juga  Reuni Akbar 55 Tahun Alumni Akpol I - 68 Dharma Lahirkan Pesan Moral Yang Sangat Berharga

“Ya, itu kan harus ada pembuktian,saya kira ini dilakukan oleh Tim Pansel yah dan sudah dilakukan verifikasi validasi, yang tentunya sesuai dengan tugas dan fungsi mereka sebagai panitia,” terangnya.

Ketua Fordiksi, Robby Muharam dalam Hearing Dialog bersama Komisi 3 DPRD Kota Sukabumi dan Dinas Pendidikan Kota Sukabumi mempermasalahkan dalam Proses Seleksi Dewan Pendidikan Kota Sukabumi tersebut seharusnya sesuai dengan prosedur.

“Ya, seharusnya Tim seleksi ini membuat satu prosedur. Jadi seharusnya mereka yang melakukan penilaian , tidak hanya menyeleksi administrasi saja. Komitmen dia terhadap pendidikan,” ucap Robby menjelaskan kepada Komisi 3 DPRD terkait Tim Seleksi yang dianggapnya Unprosedural.

Dari hal tersebut, Robby melaporkan dugaan Unprosedural yang dilakukan oleh Tim Seleksi Dewan Pendidikan Kota Sukabumi yang sudah ditetapkan sebanyak 11 Orang peserta dari 22 Calon Peserta yang mendaftar.

Red/Jo Sofyan

Share :

Baca Juga

Budaya

Cegah Stunting, Presiden Tekankan Pentingnya Kesiapan Lahir Batin sebelum Menikah

Sukabumi

SIAGA NATARU 2022/2023 LAPAS WARUNGKIARA ADAKAN OPERASI GABUNGAN DENGAN APH

Jawa Barat

Upacara Pembukaan TMMD ke-116 0607/Kota Sukabumi, Bupati Sukabumi : TMMD Memberikan Banyak Pelajaran, Betapa Penting dan Luar Biasa Semangat Gotong Royong Membangun Bangsa Dan Negara

pemerintahan

Wakil Wali Kota Sukabumi Melepas Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 310/Kidang Kancana

Sukabumi

PLN UP3 Sukabumi Hadirkan Listrik Desa, Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Wilayah Pedesaan

Bisnis

Salah satu Industri Batu Hijau di Cikembar Dikeluhkan Warga dan Diduga Tak Berijin

Sukabumi

BPJS Ketenagakerjaan Berikan Pelayanan Langsung Kepada Warga di Pasar Ramayana. Kolaborasi !

Sukabumi

Edarkan Obat Berbahaya, Dua Pemuda di Kota Sukabumi Diciduk Polisi