Kabarjournalist.com – Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Sauyunan Kadulawang, terus berupaya dan berinovasi untuk memberikan manfaat bagi wilayahnya.
Kini, dengan anggaran terbatas, mereka melakukan penataan dan membenahi wilayah dengan memanfaatkan barang bekas dan pembangunan dengan sederhana namun tidak mengurangi nilai seni dan keindahannya.
“Kami mencoba membuat inovasi dengan mengumpulkan barang-barang bekas dari Galon Air, serta ember bekas cat yang 5 kilo, kemudian kita cat untuk dijadikan media tanam,” jelas Humas Pokdakan Mina Sauyunan Kadulawang. Jumat, 13/06/2025.

Walaupun sederhana, tetapi tidak mengurangi nilai seni dan keindahan dari barang bekas yang dibuat pot ini.
Terlihat Pot dari Galon bekas yang dibelah dua ini diisi oleh tanah dan pupuk kandang lalu ditanami berbagai bibit cabe , cengek ,tomat dan lainnya.
“Alhamdulillah, setelah selesai pot ini di cat, kita beri tanah dan pupuk kandang bantuan dari Lapas Warungkiara merk El’kiara. Semoga berhasil dan dapat dirasakan nanti hasilnya oleh warga,” ungkapnya.
Selain pembuatan Pot dari barang bekas, Kelompok Warga ini membuat nama kelompok dengan permanen dan ditembok sehingga diharapkan lebih tahan lama dan lebih estetik.
“Kita buat juga papan nama dari tembok, permanen, menggunakan bata hebel, nanti nama Pokdakan ini akan di ukir oleh anggota kami juga yang mempunyai keahlian seni dan mengukir,” terangnya.

Dengan berbagai keahlian yang dimiliki oleh setiap orang di Kelompok Warga Pokdakan Mina Sauyunan Kadulawang ini, telah membantu meminimalisir anggaran.
“Alhamdulillah, dengan berbagai kemampuan yang dimiliki oleh anggota kami, ada yang bisa mengukir, sebagai tukang , petani, pedagang, pengusaha, termasuk media dan dalam bidang keagamaan,” ungkapnya.
Keberadaan Pokdakan ini, memberikan mereka ruang untuk berkarya dan mengembangkan bakatnya masing-masing sesuai dengan keahliannya yang dimiliki diimplementasikan untuk lingkungan sehingga bermanfaat bagi masyarakat dan wilayahnya.
Red/HJS

























