Kabar Journalist

Home / Sukabumi

Selasa, 2 April 2024 - 09:28 WIB

Puncak Peringatan Hari Jadi Ke-110 Kota Sukabumi: Suasana Meriah di Plaza Balai Kota

Kabarjournalist.com – Acara puncak peringatan Hari Jadi Ke-110 Kota Sukabumi yang digelar pada Senin, 1 April 2024 di Plaza Balai Kota Sukabumi berlangsung meriah. Para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, unsur Forkopimda, serta seluruh aparatur Pemerintah Kota Sukabumi hadir memeriahkan acara tersebut.

Selama dua hari, berbagai kegiatan telah digelar, termasuk Gerakan Pangan Murah, Bazaar UMKM, dan buka bersama yang diikuti oleh masyarakat dari berbagai latar belakang. Namun, sorotan utama terletak pada Fashion Show yang diperagakan oleh Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Dida Sembada bersama istri, para asisten daerah, serta para kepala dan jajaran setiap SKPD.

Penjabat Wali Kota Sukabumi, dalam sambutannya, memaparkan secara detail tentang peringatan Hari Jadi Ke-110 Kota Sukabumi. Ia mengungkapkan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada para pendiri, pejuang, dan para pemimpin Kota Sukabumi terdahulu yang telah membawa kota ini ke tingkat kehidupan yang relatif layak seperti saat ini.

Baca Juga  263 Polisi Kehutanan Mulai Jalani Pendidikan Di Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi

“Kita berharap sumbangsih mereka menjadi tanda mata bagi generasi saat ini dan anak cucu kita di masa mendatang,” ujar Penjabat Wali Kota Sukabumi.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-110 Kota Sukabumi dengan tema “Menuju Sukabumi Bahagia Lahir dan Batin”. Berbagai kegiatan telah dan akan dilaksanakan, termasuk Bazaar UMKM, pertunjukan musik dan tari, Fashion Show Batik Kota Sukabumi, Kabaret Epigonen, pelayanan publik, jajanan gratis, dan gerakan pangan murah (GPM).

Baca Juga  Antisipasi Kabar Hoaks, Diskominfo Kukuhkan Empat KIM dan Gelar Workshop, Tingkatkan Kemampuan Literasi Digital

Kusmana Hartadji melanjutkan, warna hijau dalam logo peringatan melambangkan pertumbuhan dan kreativitas, sementara warna kuning menunjukkan simbol kebahagiaan dan optimisme. Kehadiran jajaran lumbung yang tervisualisasikan menggambarkan upaya mendukung kemajuan budaya secara kolektif dan kolaboratif.

Penjabat Wali Kota juga mengungkapkan berbagai capaian pembangunan Kota Sukabumi, termasuk penghargaan sebagai Kota terinovatif di tingkat nasional dan Kota Toleran. Meskipun demikian, ia mengakui adanya kekurangan dan kelemahan dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan publik.

“Kita harus terus meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat dengan reposisi peran dan perilaku seluruh jajaran birokrasi,” tambahnya.

Baca Juga  Pemkot Sukabumi Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil Menjelang Idul Fitri 1445 Hijriyah 

Acara puncak peringatan ini diselenggarakan di tengah-tengah pelaksanaan tugas sehari-hari dalam pelayanan publik di Bulan Suci Ramadhan 1445 H. Ia menyebutkan, meskipun acara cukup padat, walakin semua pihak turut berperan aktif untuk menjadikannya sukses.

Di penghujung sambutan, Penjabat Wali Kota menyampaikan harapannya untuk pemilihan pemimpin terbaik dalam Pilkada serentak bulan November 2024. Semoga, lanjutnya, proses tersebut berjalan dengan lancar dan damai, serta melahirkan pemimpin yang mampu membawa Kota Sukabumi menuju masa depan yang lebih baik.

Share :

Baca Juga

pemerintahan

Di Rapat Paripurna DPRD, Wali Kota Sukabumi Sampaikan Penjelasan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2022

Sukabumi

Polisi Katakan Kaca Berlubang di Kantor Pengadilan Negeri Cibadak Bukan Dikarenakan Peluru

Sukabumi

Anniversary Lapdek Community Sukabumi ke- 4 Hadirkan Grup Band ” Mad Beatles “

pemerintahan

Antisipasi Kabar Hoaks, Diskominfo Kukuhkan Empat KIM dan Gelar Workshop, Tingkatkan Kemampuan Literasi Digital

Jawa Barat

“Bebeja Ka Polres Sukabumi Kota” Respon Cepat Laporan Warga. Buktikan !!

Jawa Barat

Satu Lagi, Atlet Judo Kontingen Kota Sukabumi Raih Medali Perunggu di Ajang Porprov Jabar

Hukum

Diduga Cabuli Kekasih yang Masih Dibawah Umur, Seorang Duda Diamankan Polisi.

Ekonomi

Pelaksanaan Sembako Murah di Kantor Pos Kota Sukabumi Dikeluhkan Warga. Kenapa?