Kabar Journalist

Home / TNI/POLRI

Selasa, 23 Juli 2024 - 20:05 WIB

HMI Kota Sukabumi Geruduk Balaikota. Penjabat Walikota Sukabumi Tanggapi Tuntutan Mahasiswa

Kabarjournalist.com – Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Sukabumi berlangsung kondusif di depan Balai Kota Sukabumi, pada Selasa, 23 Juli 2024. Para mahasiswa menuntut netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam penyelenggaraan Pilkada 2024.

Mereka berpendapat bahwa ketidaknetralan ASN dalam Pemilihan Kepala Daerah dapat mencederai proses demokratisasi dan mengkhianati cita-cita bangsa. Salah satu tuntutan mahasiswa yaitu Pemerintah Kota Sukabumi harus memberikan sanksi yang tegas terhadap ASN yang melanggar netralitas.

Penjabat Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, bersama para Asisten Daerah dan sejumlah pejabat Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, turun langsung untuk memberikan tanggapan terhadap tuntutan para mahasiswa.

Dalam tanggapannya, Kusmana Hartadji menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi telah melakukan serangkaian sosialisasi kepada para aparatur terkait netralitas ASN sejak penyelenggaraan Pemilu 2024 lalu. Kusmana Hartadji menjelaskan, beberapa ASN yang berfoto dengan bakal calon telah ditindaklanjuti, ada beberapa langsung ditelepon kemudian dipanggil oleh inspektorat.

Baca Juga  AKBP Maruly Pardede ,Mantan Kasubdit 3 Dirkrimsus Polda Jabar . Kini, Menjabat Kapolres Sukabumi

“Hal itu juga sudah kita lakukan melalui teguran karena tidak sejalan dengan kode etik. Jika terjadi lagi hal seperti ini, apalagi jika ada kegiatan-kegiatan yang terindikasi dalam sosialisasi bakal calon. Kita harus sama-sama mengawasi agar netralitas ASN tetap terjaga,” tambahnya.

Pemerintah Kota Sukabumi telah menempuh: Pertama, memanggil orang-orang yang disangkakan tidak netral. Kedua, Penjabat Wali Kota Sukabumi secara langsung menjadi narasumber tentang netralitas ASN. Aturan dan perundang-undangan hingga sanksi yang diberlakukan sudah disampaikan kepada para ASN

“Jika ada pelanggaran, saat ini masih ada di ranah kode etik karena masih bakal calon. Ini merupakan langkah antisipasi sebagai tugas sebelum penyelenggaraan, agar meminimalisasi ketidaknetralan ASN,” tambah Kusmana Hartadji.

Baca Juga  Penjabat Wali Kota Sukabumi: Gebyar NIB Membuka Peluang Para Pelaku Usaha dalam Memajukan Ekonomi Daerah

Pemkot telah mengingatkan kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi, salah satunya jika masyarakat mengundang bakal calon kemudian meminta difasilitasi oleh Pemerintah Daerah, maka dengan tegas akan ditolak oleh pemerintah.

Pemkot Sukabumi akan terus mengingatkan dan menegur, termasuk secara administratif dan pemberian sanksi ringan hingga berat, jika ada ASN yang mengabaikan netralitasnya sebagai aparatur sipil negara.

Lebih lanjut, Kusmana Hartadji menyebutkan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi telah membuat komitmen bersama seluruh pejabat, termasuk ASN dan Non-ASN di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi untuk menegakkan netralitas.

“Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi faktor yang sangat krusial baik dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Sukabumi. Dengan menjaga netralitas, ASN dapat memastikan proses demokrasi berjalan secara adil, transparan, dan bebas dari intervensi politik,” tegas Kusmana Hartadji.

Baca Juga  Lebih Dari 4000 Usaha di Kota Sukabumi Telah Memiliki NIB

Ia menambahkan bahwa netralitas ASN berdampak pada kepercayaan publik terhadap hasil pemilu dan pilkada. ASN yang netral akan bertindak profesional dan tidak memihak kepada kepentingan politik tertentu, sehingga dapat memberikan kontribusi positif dalam menciptakan suasana pemilu yang kondusif dan tertib.

“Dengan demikian, upaya menjaga netralitas ASN harus terus diperkuat melalui pengawasan yang ketat dan sosialisasi tentang pentingnya netralitas dalam menjalankan tugas dan fungsinya selama Pilkada,” pungkasnya

Share :

Baca Juga

Hukum

Anggota Kodim 0607/Kota Sukabumi Bersama Masyarakat Perbaiki Saluran Irigasi.

TNI/POLRI

Ops Keselamatan Lodaya 2023, Polisi Tegur Ratusan Pelanggar Lalulintas, Pengendara Sepeda Motor Mendominasi

Jawa Barat

Ngariung Bareng Kapolres, Warga Kadulawang Sampaikan Aspirasi Kepada AKBP Ari Setyawan Wibowo S.H., S.I.K., M.Si.

TNI/POLRI

Polisi Gelandang Terduga Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur di Nagrak Sukabumi.

Sukabumi

Tingkatkan Kemampuan, Puluhan Polisi di Kota Sukabumi Pelajari Fungsi Teknis Kepolsian

Ekonomi

KASAD DAN GUBERNUR RESMIKAN SISTEM PENGAIRAN DI CIRACAP, BUPATI” DUKUNG PETANI LEBIH SEJAHTERA”

Sukabumi

Semangat Korsa dan Sportivitas Mewarnai Pembukaan Porismas di Setukpa Polri

Hukum

Kejari Kabupaten Sukabumi Terima Titipan Uang Sebesar 4,3 Milyar Pada Dugaan SPK Fiktif Dinkes Kabupaten Sukabumi