Kabar Journalist

Home / Nasional / TNI/POLRI

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:27 WIB

Stop Kerusakan Lingkungan, Polda Bakal Lakukan Penertiban PETI Diseluruh Wilayah Gorontalo

Kabarjournalist.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Gorontalo Irjen Pol. Widodo,yang saat itu didampingi Dirreskrimsus KBP Dr Maruly Pardede SH SIK MH bersama PJU dan kapolres Pohuwato malakukan kunjungan pertamanya ke wilayah Kabupaten Pohuwato, Selasa, (13/01/2026)

Irjen Pol. Widodo, menyampaikan kunjungannya ke Polres Pohuwato salah satunya untuk melakukan evaluasi terkait penertiban Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah tersebut.

Dijelaskan Widodo, akan melihat kembali alur dari pekerjaan PETI dan batas-batas wilayah, sehingga nanti dalam operasi besar besaran selanjutnya bisa menjangkau lokasi yang lebih jauh dengan jumlah personil yang lebih besar lagi.

“Tadi dari drone jelas sekali. Kita saat ini tengah melakukan pemetaan terlebih dahulu. Terlihat dari drone dimana yang masih ada pekerjaan dimana tenda-tenda milik penambang ilegal masih ada, dan juga tempat ngumpetin alat berat excavator. Tadi semua kita lihat jelas,” ungkapnya

Baca Juga  RAPAT DINAS, BUPATI TEKANKAN PENTINGNYA SPBE UNTUK MENDUKUNG TATAKELOLA PEMERINTAHAN

Selanjutnya, dikatakan Widodo, penertiban PETI tidak hanya akan dilakukan di Kabupaten Pohuwato melaikan berlanjut ke seluruh Wilayah Provinsi Gorontalo

Diakui Widodo, setelah melakukan evaluasi penertiban aktivitas PETI yang dilakukan oleh Polres Pohuwato. Pihaknya akan lebih mematangkan dari segi cara penindakan, pelibatan personilnya, segi anggaran. Bahkan sampai ke Satgas pertambangan ilegal di pusat.

“Jika diperlukan kita akan menggandeng Satgas dari pusat. Itu akan signifikan juga kalau beliau-beliau yang ada di pusat bisa atensi kegiatan kita yang ada di Gorontalo,”tuturnya

Baca Juga  Polisi Amankan 259 Karung Batu Hitam Hasil Tambang Ilegal di Bone Bolango, Dua Pelaku Diringkus

Olehnya Widodo menghimbau kepada masyarakat agar mari mencari nafkah dengan tidak merusak lingkungan, tidak menciptakan bahaya ikutan berupa bahaya saat melakukan aktivitas PETI, dan memancing sumber penyakit yang dapat berdampak langsung ke masyarakat luas.

“Bahaya itu yaitu, bahaya pekerjaan tambang, bahaya akibat tambang seperti malaria dan DBD. Dan pengrusakan lingkungan itu susah juga dikembalikan lagi pasca tambang ilegal yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Jadi kita sepakat semua agar tidak melakukan pengrusakan lingkungan,”Imbuhnya

Ditambahkan Widodo, terlihat dari pembuangan sedimentasi yang tidak tertata mengakibatkan air bercampur lumpur, merkuri langsung menuju ke aliran sungai yang muaranya berdampak juga pada masyarakat luas.

Baca Juga  5 Tips for Balancing A Career and Caregiving

“Dari penglihatan kubangan-kubangan yang ada diakibatkan oleh PETI. Suatu saat di musim kemarau ini akan menimbulkan sumber penyakit seperti malaria dan DBD. Ujung-ujungnya yang kena ya masyarakat yang di bawah,”pungkasnya.

Widodo juga menghimbau agar masyarakat melakukan penambangan secara bertanggungjawab dan legal yaitu dengan mangajukan Ijin pertambangan Rakyat ( IPR), sudah berkoordinasi dengan gubernur Gorontalo agar dilakukan percepatan penerbitan IPR agar mudah dalam tata kelola tambang di provinsi Gorontalo, tutup Widodo.

Share :

Baca Juga

TNI/POLRI

Danramil Warudoyong 0607-07 Kota Sukabumi Gelar Sertijab

Sukabumi

Ungkap Penyalahgunaan Narkoba, Polres Sukabumi Kota Amankan 3 Tersangka

TNI/POLRI

Polisi Amankan 259 Karung Batu Hitam Hasil Tambang Ilegal di Bone Bolango, Dua Pelaku Diringkus

Nasional

Kapolda Irjen Pol Widodo Turunkan Tim Investigasi, Tambang dan Banjir Pohuwato Diselidiki

TNI/POLRI

Pantau PAS BUKA, Kapolres Sukabumi Kota Kelilingi Kota Sukabumi

Infrastruktur

TMMD Ke- 119 Tahun 2024 Resmi Dibuka Bupati Sukabumi !!

Sukabumi

Polsek Warudoyong Sukabumi Ringkus Pembobol Minimarket

Jawa Barat

Upacara Pembukaan TMMD ke-116 0607/Kota Sukabumi, Bupati Sukabumi : TMMD Memberikan Banyak Pelajaran, Betapa Penting dan Luar Biasa Semangat Gotong Royong Membangun Bangsa Dan Negara